Kapan Anda mengunjungi Forbidden Times?

Pertanyaan:

Kapan harus mengunjungi kerabat orang tua selama waktu terlarang?

Jawaban:

Bismira, Wallam Durilla, Washolatwa Salam Alaraslara,

Saudara dan saudari yang terkasih, mohon Allah. Semoga Allah selalu memberikan taufiknya kepada kita semua.

Kata-kata Syariah, yang disebut kunjungan atau "ziarah", adalah praktik yang sangat bermanfaat di hadapan Allah, dan dalam hadis yang diucapkan oleh Abu Freiro Rodiyaraf Anhu Dari Nabi ::

أنرجلازارأخالهفيقريةأخرى, فأرصداللهلهعلىمدرجتهملكا, فلماأتىعليهقال: أينتريدتري قال: أييلياليايلي Ketentuan: لاغيرأنيأحببتهفياللهعزوجل. Versi: فإنيرسولاللهإليك, بأناللهقدأحبككماأحببتهفيه

"Pada suatu waktu, seorang pria mengunjungi saudaranya di desa lain. Allah mengutus seorang malaikat untuk menemuinya. Ketika dia sedang dalam perjalanan, malaikat itu bertanya:" Kemana kamu pergi? "Aku akan mengunjungi saudaraku di desa lain," kata malaikat itu, bertanya kepadanya, "Apakah kamu mendapat keuntungan dalam kunjungan ini?" Dia berkata: "Tidak, aku hanya mencintainya, terima kasih kepada Allah." Akhirnya, malaikat itu berkata: "Aku benar-benar mengatakan bahwa kamu mencintai Tuhan dalam hal ini Malaikat utusan yang diutus untuk memberi tahu. '' (HR. Muslim: 4656)

Oleh karena itu, mengunjungi satu sama lain dengan kerabat orang tua atau kerabat orang tua adalah tindakan yang sangat mulia dalam mencapai kasih Allah dengan penuh belas kasihan.

Tapi, tentu saja, itu ditentukan oleh ajaran Islam tentang etiket dan keterbatasannya dalam kegiatan ini. Kami tidak akan mengunjungi etiket terkait waktu yang dilarang oleh agama syariah.

Sheikh Huad Abdul Aziz sebagai Sharhab hafizhahullahu Ta'ala Di Kitabul Adab, disebutkan bahwa kunjungan itu tiga kali terlarang.

  1. Sebelum doa Fazil.
  2. Waktu tidur siang (hingga siang hari)
  3. Setelah sholat Isya.

Alasan larangan ini adalah bahwa kali ini biasanya digunakan untuk istirahat. Saat-saat ini adalah karena anak-anak di bawah usia orang tua dilarang memasuki kamar orang tua. Ini didasarkan pada kata-kata Surah dalam An-Nuur ayat 58.

ياأيهاالذينآمنواليستأذنكمالذينملكتأيمانكموالذينلميبلغواالحلممنكمثلاثمراتمنقبلصلاةالفجروحينتضعونثيابكممنالظهيرةومنبعدصلاةالعشاءثلاثعوراتلكمليسعليكمولاعليهمجناحبعدهنطوافونعليكمبعضكمعلىبعضكذلكيبينالله لكم الآيات والله عليم حكيم [٢٤:٥٨]

"Percayalah, tanyakan pada budakmu (pria dan wanita) dan mereka yang tidak seusiamu tiga kali (dalam satu hari) untuk izinmu: sebelum sholat subuh Keluarkan pakaianmu setelah sholat di siang dan malam hari, (yaitu) tiga alat kelamin untukmu, tidak ada dosa terhadapmu, dan tidak ada dosa untuk (selain) tiga kali Mereka melayani Anda dan melayani beberapa (yang lain) dari beberapa dari Anda (perlu), jadi Allah menjelaskan puisi itu untuk Anda, dan Allah Maha Kuasa . " (Surat Anur: 58)

Kemudian dia menjelaskan:

والزيارةفيأحدهذهالأوقاتالثلاثةلاشكأنهاتعكرعلىأهلالبيتصفوهموتقلقراحتهموتسببلهمالحر

"Dan tiga kunjungan ini pasti akan mengaburkan ketenangan pemilik rumah.

Dia juga berkata, "Aisha Rodiyaraf Anha Suatu hari, utusan amu Alla mengunjungi rumah Abu Bakar as-Siddiq Rodiyaraf Anhu Sebelum sholat subuh, kedatangannya mengejutkan Abu Bakar, sehingga Abu Bakar tidak datang kepada kami kecuali bahwa sesuatu yang sangat penting terjadi pada Nabi ﷺ (HR. Bukhari: 2138), yang menunjukkan bahwa Abu Bakar terkejut, ketika Nabi t tiba pada waktu itu, waktu itu bukan waktu yang biasa digunakan untuk mengunjungi Menunjukkan itu

Jadi, karena diskusi yang tersedia, mengunjungi tiga kali ini dilarang kecuali seseorang diundang untuk menghadiri Warima, makan siang atau makan malam. . (Referensi: Kitabul Adab, hlm. 85-86).

Demikian pula, Al-Hafiz ibn Katil Rahimuffler menyatakan bahwa penafsiran ayat Anne Noor 58 di atas termasuk masalah izin antar-kerabat untuk bertemu kerabat satu sama lain ketika dilarang. (Dikutip) (Interpretasi Ibn Katil: 3/424).

Allah tahu yang terbaik.

Jawaban oleh Ustadz Hafzan Elhadi, Lc. M.Kom

(Lulusan Fakultas Syariah dari Universitas Imam Muhammad ibn Saud al-Isramiya, Kapten Lipia Jakarta, SurauTV Speaker, Mahad Leader, Dar El Ilmi Payakumb-Sumatra Barat)

Artikel ini dapat dibaca dari aplikasi Hubungi Ustadz di Android.
Unduh sekarang !!

Dukung Yufid dengan menjadi sponsor dan donatur.

  • Akun donasi : BNI SYARIAH 0381346658 / BANK SYARIAH MANDIRI 7086882242 a.n. JARINGAN YUASAN YUFID
  • Konfirmasi donasi Telepon: 087-738-394-989

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here