BARUSJAM.Net-Dalam area Kilometer 32, desa Api-api, Kabupaten Warr, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), polisi di sektor perang menerima informasi dari penduduk tentang balap ilegal di sekitar area itu, yang tidak hanya untuk penduduk setempat. , Pengemudi lain melewati jalan raya.

Dalam aksi patroli, Korps Perhubungan, Polisi Sektor Wal-KSP dan Polisi Daerah PPU berhasil mengamankan tujuh unit sepeda motor selama serangan udara ilegal, Rabu (27 Mei 2020).

Ps Kanit, setelah lari intensif, Aiptu Mukhtar Jaya dari kantor polisi Perang mengatakan kendali atas ras ilegal itu karena mengganggu ketertiban dan kenyamanan pengemudi lain. Karena balapan berlangsung di jalan raya sebelum matahari terbenam.

"Masalahnya adalah mereka mengganggu pengguna jalan lain karena berlomba di jalan umum dan mendekati matahari terbenam, terutama pada saat ini di tengah Covid Pandemic.

Selain itu, memeriksa integritas pengendara dikatakan diketahui tidak mengenakan helm sesuai dengan aturan SIM, STNK, dan lalu lintas jalan. "Kebanyakan pengemudi adalah anak di bawah umur, dia juga menghubungi orang tua mereka, dan untuk saat ini, mobil kami diamankan di kantor polisi Wal," jelasnya.

Di tempat lain, kepala polisi perang Iptushingis Pryatmoko (SH) adalah pertama kalinya pemberantasan ras ilegal ini menyebabkan gangguan besar bagi pengguna jalan utama. Saya bilang.

Singi melanjutkan, menurutnya, tidak hanya membahayakan dirinya sendiri, tetapi perilaku ini juga membahayakan orang lain. Dalam situasi saat ini, orang diminta untuk tidak membuat kontak yang produktif selama pandemi ini.

"Kita harus hati-hati. Nasihat pemerintah masih berlaku untuk standar protokol kesehatan, bahkan ketika meninggalkan rumah," tutup Singhi * (SA / sr5 / bp5) *

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here